Tentang Tempat Tinggal Vertikal dan Jenisnya

Apakah itu tempat tinggal vertikal? Sering orang menanyakan mengenai pemahaman tempat tinggal vertikal. Memang tempat tinggal vertikal ini masih asing di telinga warga pemula. Karena yang mereka tahu cuma hanya perumahan saja. Bukan sekedar tempat tinggal vertikal saja, tetapi terkadang waktu dengar tempat tinggal horizontal juga banyak warga pemula yang tidak paham menahu mengenai ke-2 tempat tinggal itu.

Tempat tinggal vertikal sekarang ini mulai dibuat di kota-kota besar yang minim tempat. Berlainan perihal dengan pedesaan dimana harga tanah dikit miring dibanding pada harga tanah di perkotaan. Bagian tanah juga masih luas hingga semakin banyak diketemukan rumah horizontal dibanding dengan rumah vertikal.

Baca juga : Rumah KPR Tangerang

Supaya pertanyaan Anda mengenai apakah itu tempat tinggal vertikal terjawab, baca contoh-contoh tempat tinggal vertikal dibarengi dengan pengertiannya :

Apartemen
Apartemen adalah tempat tinggal vertikal yang pertama. Arti apartemen pertama-tama digunakan oleh negara Amerika Serikat hingga kata apartemen datang dari Amerika Serikat. Lalu apakah itu tempat tinggal vertikal dengan type apartemen?. Apartemen adalah satu bangunan yang jadikan rumah dengan ambil sejumlah kecil dari bangunan. Hingga sebuah gedung bangunan, dapat terbagi dalam beberapa ratus unit apartemen. Di Inggris, apartemen disebutkan dengan flat bukan apartemen.

Memang dahulunya apartemen berlainan dengan sekarang ini, dimana apartemen cuma dapat disewakan. Tetapi bersamaan dengan bertambahnya keperluan akan apartemen, membuat peranan apartemen jadi beralih. Apartemen bukan sekedar disewakan saja, tetapi sekarang apartemen juga bisa dibeli dan dengan tanahnya hingga pemilikan apartemen dapat di klaim. Apartemen di Jakarta Pusat serta Apartemen di Jakarta Barat adalah district yang telah dibuat dengan beberapa apartemen serta miliknya dapat di klaim.

Kondominium
Type tempat tinggal vertikal yang lain ialah kondominium. Sebelum apartemen beralih peranan, apartemen dengan kondominium ini berlainan. Kondominium pertama-tama dikenalkan di negara Italia. Sesuai namanya yang dimulai dari “con” condominium mempunyai makna saling. Hingga bila dihubungkan dalam kata dari kondominium. Kondominium adalah bangunan vertikal yang dapat dipakai dengan bersama. Bukan sekedar manfaatnya saja yang dapat dipakai untuk bersama. Tetapi miliknya juga bersama.

Kondominium adalah bangunan vertikal yang dapat dihuni bersama, begitupun dengan hak atau pemilikan kondominium itu dapat di klaim atau dipunyai. Sayangnya sekarang ini tidak ada yang memperbedakan di antara apartemen dengan kondominium mengingat peranan apartemen yang telah beralih dimana apartemen itu dapat di klaim serta dapat dipunyai. Bukan sekedar hanya itu, penghuni apartemen serta kondominium harus dapat share sarana bersama dengan di apartemen serta kondominium itu. Sarana yang perlu dipakai dengan bersama ialah lorong, elevator atau lift, skema pendingin, fasilitas olahraga, listrik dan air.

Rumah Susun
Tempat tinggal vertikal yang sedang digalakkan oleh pemerintah ialah rumah susun. Rumah susun sendiri adalah bangunan yang sedang dibuat pemerintah hingga nanti harga tambah murah dibanding dengan tempat tinggal vertikal yang lain. Sayangnya tidak semua masyarakat Negara Indonesia dapat memperoleh rumah susun itu. Orang yang tidak pernah mempunyai rumah memiliki hak memperoleh hak untuk tinggal di dalam rumah susun itu.

Rumah susun sendiri adalah bangunan vertikal dan horizontal hingga tidak hanya meninggi, bangunan ini memanjang. Jumlahnya tingkatan di dalam rumah susun tidak sekitar di apartemen serta kondominium. Sama dengan apartemen serta kondominium, rumah susun ini disekat-sekat serta tiap unit nya dipisah hingga tiap unit dipunyai oleh orang yang berlainan. Sedang untuk status miliknya dapat dengan pribadi atau dengan bersamanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *